6 Kuliner Khas Jeju yang Tidak Boleh Anda Lewatkan! [Tips Liburan]


Football.
6 Kuliner Khas Jeju yang Tidak Boleh Anda Lewatkan! [Tips Liburan]
Rate this post

Akhir-akhir ini Korea Selatan memikat hati para travellers sejati dengan keindahan alamnya dan juga industri entertainment-nya yang berkembang pesat. Namun, tahukah anda selain kedua hal tersebut, ada satu lagi daya tarik Korea yang begitu menggiurkan? Yak, kuliner Korea! Mungkin sebagian besar dari anda telah merasakan masakan Korea di restoran-restoran di Indonesia yang akhir-akhir keberadaannya mulai menjamur. Nama kimchi Jjigae, bibimbab, naengmyeon pastilah sudah tidak asing lagi bagi anda karena itu merupakan masakan representatif Korea. Akan tetapi pernahkah anda penasaran bagaimana rasa masakan khas daerah-daerah lain, seperti Jeju misalnya? Jeju merupakan surga pariwisata Korea. Jika diibaratkan pulau ini merupakan Bali-nya Korea. Pulau ini merupakan pulau terbesar yang ada di bagian selatan semenanjung Korea. Seperti halnya daerah lain di Korea pada umumnya, Jeju juga memiliki ciri khas kuliner nya sendiri yang pastinya bisa menggoyang lidah anda! Berikut ini beberapa kuliner khas jeju yang terkenal.

1. Bomal Sujebi

source

Sujebi merupakan masakan sup yang berisi pangsit rebus yang dibuat dari kulit pangsit yang disobek-sobek dengan menggunakan tangan lalu dimasak bersama kuah kaldu dan sayuran. Sedangkan bomal adalah sejenis keong-keongan bercangkang kerucut yang bisa ditemui di berbagai bagian di laut Jeju. Perpaduan antara kuah kaldu yang penuh citarasa dengan kesegaran keong laut merupakan kuliner khas Jeju yang rasanya akan menari di mulut anda!

2. Heukdwaeji Yeontan Gui

source

Korea merupakan negara yang sebagian besar konsumsi daging utamanya adalah daging babi, sehingga tidak akan lengkap kunjungan anda ke Korea jika anda belum mencicipi masakan babi Korea. Akan tetapi, masakan yang satu ini sangat khas karena berbeda dengan masakan daging babi lainnya, masakan ini menggunakan daging babi hitam yang spesiesnya hanya bisa ditemukan di Jeju. Daging babi hitam ini dipotong tebal-tebal lalu di panggang di atas api sedang yang membuat teksturnya lembut dan lagi rasanya sedap.

3. Malgogi

source

Secara harafiah, mal adalah kuda sedangkan gogi adalah daging, sehingga malgogi adalah daging kuda. Di Indonesia, banyak pula warung-warung yang menjual kuliner daging kuda. Akan tetapi, daging kuda jeju ini berbeda karena dengan menggunakan teknik memasak tersendiri yang khas dimiliki oleh para warga Jeju, daging kuda yang terkenal keras dan alot ini menjadi empuk dan enak rasanya.

4. Jeonbokjuk

source

Kuliner khas Korea terkenal dengan barbekyu, sup, dan daging babinya. Tidak banyak yang tahu jika bubur Korea pun mengandung citarasa yang tidak kalah nikmatnya, terlebih bubur yang satu ini. Jeonbuk adalah abalon yang sangat disukai oleh orang Korea dan juga merupakan salah satu komoditi utama Jeju. Bubur nasi yang dimasak dengan minyak wijen yang kemudian diberi topping potongan abalon langsung dari laut Jeju yang segar merupakan masakan yang nikmat disantap untuk melengkapi perjalanan anda di Jeju.

5. Gaengijuk

source

Korea benar-benar terkenal dengan hasil lautnya, salah satunya adalah kepiting. Gaengi merupakan kepiting-kepiting kecil yang bisa ditemukan di Jeju yang jika dimasak akan mengeluarkan rasa yang gurih dan tidak amis. Sedangkan gaengijuk ini merupakan kuliner bubur olahan kepiting yang terkenal yang dibuat dari kepiting-kepiting kecil utuh yang dimasak bersama bubur beras putih.

6. Haemul Ttukbaegi

source

Bisa dikatakan jika masakan ini adalah kuliner yang benar-benar memperlihatkan kekayaan laut Jeju seutuhnya. Abalon biru dan abalon tokobushi yang menjadi hasil laut utama Jeju dimasak dengan kuah kaldu yang gurih dan bumbu pedas dalam mangkuk batu yang direbus hingga kental dan intisari rasanya keluar sepenuhnya.

Demikian adalah beberapa kuliner khas Jeju yang tidak bisa anda lewatkan jika anda berkunjung ke Jeju. Temukan masakan yang cocok dengan lidah anda dan lengkapi perjalanan anda di Jeju hingga tidak akan ada yang anda sesali!

Fly me to Jeju!

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *